ARSITEK DIAMOND

Kalau berbicara soal struktur bangunan pasti tak luput dari pembahasan sebuah pondasi, jenis dan tipe pondasi seperti apa (dangkal dan dalam). Artikel kali ini kita akan membahas salah satu pondasi yang paling populer di Indonesia yaitu pondasi tapak yang banyak digunakan sebagai pondasi rumah bertingkat, kostan, dan ruko.
Pondasi tapak atau foot plat adalah jenis pondasi dangkal dan berbentuk persegi panjang yang berfungsi untuk mentransfer berat dan beban sebuah bangunan kedalam permukaan tanah. Pondasi ini terdiri dari rangkaian besi, cor, bebatuan dan serangkaian besi yang menjulang ke atas atau biasa disebut juga sebagai rangkaian besi sebuah tiang pilar.
Fungsi Dan Jenis Pondasi Foot Plat
Pondasi tapak berfungsi sebagai menopang beban dan bobot sebuah bangunan dan mentransfer beban tersebut kedalam tanah. Jenis pondasi foot plat ini terdiri dari beberapa jenis, yaitu plat gabungan, dinding, tiang pancang dan terapung. Anda bisa menyesuaikan jenis pondasi foot plat dengan menyesuaikan keadaaan tanah. Pondasi footplat ini juga sering dipakai pada sebuah bangunan rumah bertingkat karena :
Baca juga : APA ITU PBG (PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG)
- Hemat biaya
- Mudahnya pengerjaan
- Menghemat waktu pengerjaan
- Safety untuk bangunan bertingkat
- Praktis dan lebih efisien, karena tidak harus menggunakan alat berat.
Ukuran Dan Cara Pemasangan Pondasi Tapak (Foot Plat)
Ukuran ideal untuk pondasi foot plat sendiri biasanya berkisar :
- Panjang antara 80 cm – 130 cm
- Lebar 50 cm – 80 cm
- Ketebalan 25 cm – 40 cm

Biasanya ukuran menyesuaikan bentuk dan desain dari sebuah bangunan, dan jarak yang ideal dari pondasi foot plat adalah 3 meter.
Cara Pemasangan
Pemasangan pondasi foot plat sendiri terdiri dari beberapa step atau tahap yang meliputi sebagai berikut :
- Lakukan proses bowplank dan siku terlebih dahulu.
- Pemotongan dan perakitan besi sesuai dengan ukuran gambar kerja dari pondasi yang sudah di gambar oleh arsitek.
- Penggalian tanah dengan kedalaman ideal 1.5 m – 2 m atau sampai ketemu dengan permukaan tanah yang keras.
- Setelah penggalian selesai, taburkan terlebih dahulu pasir urug.
- Proses pembuatan lantai kerja dan lapis dengan plasti cor.
- Pembuatan dan perakitan bekisting yang terdiri dari papan atau triplek dan kayu.
- Cor semua pondasi foot plat dan lakukan proses pemadatan cor dengan bantuan alat pemadat atau secara manual.
Baca Juga : Kenali Hebel Jenis Bata Ringan, Kuat, Praktis Dan Pemasangan Lebih Cepat. Cocok Untuk Bangunan Bertingkat.


Kesimpulan
Secara teknis pondasi foot plat ini termasuk pondasi yang kokoh untuk bangunan 2- 3 lantai dan banyak memiliki kelebihan. Tapi perlu diketahui kekurangan pondasi ini adalah lamanya proses pengeringan beton, memakan waktu berhari-hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Demikian pembahasan artikel tentang pondasi foot plat. Semoga bermanfaat




