ARSITEK DIAMOND

Secara konsep dan desain, interior mencakup seluruh penataan dan visualisasi di dalam ruangan, sedangkan furniture rumah (lemari, meja, kursi dll) adalah elemen utamanya. Interior tanpa furniture akan terasa kosong, sementara furniture butuh penataan interior agar tampak selaras. Dalam memilih furniture bukan sekedar soal bentuk yang estetik atau warna yang sesuai dengan tema ruangan. Pemilihan material menjadi kunci utama apakah furniture tersebut bisa bertahan lama atau justru rusak dalam hitungan bulan dan tahun.
1. Pengertian Furniture Rumah
Furniture rumah atau biasa disebut perabot atau mebel rumah tangga adalah perlengkapan rumah tinggal berbentuk benda bergerak yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas harian penghuninya dan menambah nilai estetika pada interior rumah. Secara umum, Elemen yang tergolong adalah kursi/sofa, meja, tempat tidur, penyimpanan (lemari, kabinet, rak) hingga elemen tempat penyimpanan aksesoris dan meja rias yang memiliki fungsi teknis.
Berikut beberapa fungsi utama pada furniture rumah
- Fungsional : Memfasilitasi kebutuhan dasar manusia di dalam rumah, seperti area untuk beristirahat (tempat tidur), berinteraksi dan bersantai (sofa), makan (meja makan) hingga mengorganisasi barang agar rumah tidak berantakan (lemari).
- Estetis : Membentuk karakter, tema dan gaya pada desain interior rumah, mulai dari minimalis, modern tropis, klasik dan industrial dengan memadukan warna dan tekstur pada bentuk dan pencahayaan.
- Kenyamanan : Menghadirkan rasa betah dan nyaman bagi penghuni rumah.

2. Jenis-Jenis Bahan
Setiap bahan memiliki tingkat dan daya ketahanan yang berbeda-beda terhadap air, kelembapan dan serangan rayap atau serangga lainnya. Agar Anda tidak salah dalam memilih bahan pada perabot rumah anda, Berikut adalah jenis-jenis bahan furniture beserta tingkat ketahananya.
Baca juga : Rumah tropis, konsep hunian yang tepat untuk masa depan
A. Kayu Solid (Solid Wood)
Kayu solid adalah material alami yang dipotong langsun g dari batang pohon tanpa adanya campuran bahan kimia sejenisnya. Jenis kayu yang paling populer di Indonesia antara lain kayu merbau, jati, mahoni dan kayu pinus. Berikut beberapa karakteristik dari kayu solid.
- Serat alami yang sangat unik : Setiap potongan memiliki pola serat, tekstur dan warna yang sangat alami
- Daya tahan yang kuat : Kayu solid memiliki daya tahan yang sangat kuat, mampu menahan beban berat dan tahan hingga puluhan tahun.
- Mudah diperbaiki : Jika permukaan kayu lecet karena tergores atau warna yang mulai memudar, Kayu solid sangat mudah diperbaiki dengan cairan tertentu atau dengan cat seperti pernis kayu, seperti impra dan merk cat lainnya.
- Sensitif terhadap perubahan cuaca : Seperti sifat kayu pada umumnya, Jenis kayu dapat memuai dan menyusut jika terpapar perubahan suhu yang ekstrem.


B. Plywood
Plywood atau biasa dikenal sebagai multipleks adalah kayu olahan pabrik yang terbuat dari beberapa lembaran tipis kayu yang ditumpuk menjadi satu dan direkatkan dengan lem khusus lalu dipres dengan suhu yang tinggi. Ciri-ciri utama dari plywood adalah pola-pola penyusun lapisannya yang dipasang bersilangan 90 derajat sesuai dengan arah seratnya. Teknik susun ini dapat memberikan keunggulan utama seperti :
- Stabilitas struktural : Meminimalkan terjadinya resiko papan melengkung, retak dan menyusut akibat perubahan cuaca dan terkena air.
- Kekuatan tinggi : Beban terbagi merata keseluruh area permukaan, Sehingga lebih kokoh dibandingkan kayu olahan lainnya.
- Daya cengkram sekrup kuat : Rapatnya lapisan veneer membuat sekrup lebih terikat rapat dan tidak mudah lepas.
Karena ketahanannya, Plywood menjadi pilihan utama yang paling sering digunakan untuk membuat furniture custom seperti kitchen set, lemari dan kabinet pada interior rumah.
Baca juga : Bagaimana proses tahapan kerja Arsitek untuk hunian impian anda


C. Blockboard
Blockboard adalah papan kayu olahan yang bagian intinya terdiri dari beberapa susunan potongan balok lunak yang direkatkan secara berdampingan lalu diapit oleh lembaran kayu tipis pada kedua sisi permukaannya dan diberi tekanan suhu yang sangat tinggi. Jenis kayu yang digunakan sebagai balok pada bagian dalam blockboard adalah kayu meranti, mahoni dan kayu pinus. Karena sifat strukturalnya yang kaku, Blockboard sering dipakai sebagai material idel untuk, Pintu lemari, rak buku, partisi atau sekat ruangan dan dinding panel.
Berikut beberapa karekteristik utama dari blockboard, Antara lain :
- Konstruksi balok kayu : Tidak seperti bahan material perabot lainnya, Blockbord menggunakan potongan kayu asli berbentuk balok kecil dengan lebar berkisar 2cm – 3cm.
- Daya tahan kuat : Blockboard memiliki ketahanan yang sangat baik pada bidang horizontal dan vertikal.
- Lebih ringan : Lebih ringan dibandingkan dengan bahan material perabot lainnya.
- Lebih mudah di finishing : Pada sisi luar dilapisi veneer yang halus menjadikan blockboard sangat mudah di-finishing dan mempermudah pelapisan ulang memakai HPL, decosheet maupun cat.
D. Medium Density Fiberboard (MDF)
MDF adalah papan kayu olahan yang terbuat dari ikatan serabut kayu halus yang dicampur dengan resin sintesis, Kemudian dipres secara padat dibawah tekanan suhu yang tinggi. Papan ini memiliki tingkat kerapatan serabut sedang berkisar 600-800kg/m3 dengan struktur internal homogen dan konsisten tanpa adanya rongga udara. MDF biasanya sering digunakan sebagai bahan material perabot seperti, Furniture interior berukir, rangka kabinet meja tv, meja rias, molding dan bodi pengeras suara (speaker box).


Berikut beberapa point dari karakteristik utama dari MDF :
- Permukaan halus dan rata : Tidak memiliki alur serat kayu alami, pola lingkaran tahun atau rongga, Sehingga permukaaannya sangat halus dan mulus dan siap untuk di cat menggunakan mesin kompresor (seperti cat duco) maupun dilapisi HPL atau venir.
- Presisi dan fleksibel : Karakter serabutnya yang presisi dan fleksibel membuat MDF mudah dipotong, diukir dan dibentuk melengkung tanpa adanya resiko kayu retak dan rusak pada bagian tepi.
- Konsisten : Sifat mekanisnya yang merata ke segala arah karena tidak memiliki keterikatan arah serat alami tunggal, Sehingga bentuk papan sangat stabil secara dimensi.
- Rentan terhadap air : Memiliki daya serap tinggi terharap cairan. Jika terkena air atau diletakkan di ruangan dengan kelembapan yang sangat tinggi, MDF akan menyerap cairan lalu membengkak dan membusuk dari dalam.
E. Particle Board
Particle board (papan partikel) adalah jenis papan kayu olahan yang terbuat dari serpihan, sisa potongan dan serbuk kayu kasar yang dicampur dengan perekat sintetis (resin), lalu dipadatkan di bawah tekanan dan suhu tinggi. Di antara jenis kayu olahan lainnya, particle board merupakan material yang menggunakan partikel kayu dengan ukuran paling kasar. Material ini paling banyak digunakan pada furniture pabrikan siap rakit.
Berikut beberapa karakteristik utama dari particle board, seperti :
- Struktur serbuk kasar : Berbeda dengan MDF yang menggunakan serbuk halus, particle board terdiri dari susunan serpihan kayu secara acak. Hal ini bisa diliat pada sisi-sisi yang memiliki rongga-rongga kecil jika dilihat dari sisi potongnya.
- Ekonomis : Particle board merupakan material kayu olahan yang memiliki harga yang sangat ekonomis, Hal ini dikarenakan pembuatannya dari limbah industri kayu.
- Lebih ringan : Bobotnya lebih ringan, Sehingga mempermudah proses distribusi dan perakitan.
- Sensitif terhadap air : Particle board tidak tahan terhadap air dan kelembapan. Jika terkena air particle board akan menyerap cairan dengan sangat cepat lalu mengembang, mengembang dan gampang rusak dan hancur.
- Daya cengkram sekrup rendah : Karena strukturnya yang berongga, particle board memiliki daya ikat yang sangat lemah. Sekrup mudah dol jika sering dibongkar-pasang.
Baca juga : Mengenal konsep interior luxury dan kelebihannya


3. Kesimpulan Memilih Bahan Untuk Furniture Rumah Anda
Memilih furniture rumah pada dasarnya tentang memadukan kebutuhan fungsi, kondisi ruangan dan terutama anggaran dari Anda sendiri. Perlu Anda ketahui, tidak ada satu pun material yang sempurna 100% dan setiap bahan material memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Berikut beberapa ringkasan perbandingan secara garis besar dari bahan material di atas. Berikut ulasannya :
| Jenis Material | Ketahanan Terhadap Air | Ketahanan Beban | Ketahanan Rayap | Area Penggunaan Terbaik |
| Kayu Solid | Sangat tinggi | Sangat tinggi | Tinggi | Meja makan, rangka tempat tidur, lemari dan perabot outdoor |
| Plywood | Tinggi | Tinggi | Sedang | Kitchen set, kabinet custom, kamar mandi dan lemari custom |
| Blockboard | Sedang | Sedang | Sedang | Pintu lemari, partisi ruangan dan rak |
| MDF | Rendah | Sedang | Rendah | Meja kerja, kabinet tv, pintu panel dan molding |
| Particle Board | Sangat rendah | Rendah | Rendah | Meja rias rakitan, rak sepatu |
Dengan memahami karakteristik, kelebihan dan kekurangan dari jenis-jenis bahan perabot diatas, Anda bisa mengalokasikan anggaran secara cerdas dan fungsional tanpa takut salah pilih.




